Sebuah Cerita

setelah dua kali pemeriksaan,
“Jadi bagaimana dok, masih bisa diselamatkan?”
“Dengan sangat menyesal bu…sepertinya tidak bisa!”
“(Tidaaaakkkk)….tapi, dok..
“dengan kecanggihan alat sekarang, mungkin masih ada jalan kan?”
“Saya sangat menyarankan agar dibuang saja bu, lebih baik begitu”
“Saya beri waktu sampai minggu depan, kalau masih mau pikir-pikir dulu”
“baiklah dok, sampai minggu depan kalau begitu…”
—————————–
Minggu depannya..
“Sudah siap bu…”
“Ya dok, saya pasrah ajah..”
“oke..siap-siap untuk anestesi ya.
Sudah makan kan?”
“Mangnya kalau belum, mau dikasih makan disini ya dok?’
“(heheheh) ada-ada ajah…yah tidaklah..
ini kan klinik gigi, bukan kantin..”
“silahkan ke dental unit”

Advertisements

3 thoughts on “Sebuah Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s