Bohong (part dua)

Tersenyum

Gadis itu masih bisa tersenyum.
Setelah hari yang panjang kemarin.
Sambil memainkan telepon genggamnya, dia bercerita,
tentang dirinya.

Siapa dia,
Orangtuanya,
teman-temannya,
Sifat baiknya,
dan bilang
kejadian kali ini ada sebuah kesalahan.

“Saya tidak bersalah,
Semua ini kekeliruan,
Saya sama sekali tidak bersalah
Bukti itu salah
Demi Tuhan!” Dia berseru, sangat meyakinkan.

—————-
Kemarin sore, di sebuah kosan
Seorang wanita “cantik” dijemput
Dengan sebuah Smartphone sebagai bukti.
Telak
Kali ini, tak bisa berkelit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s