Tadaima!

Jalanan terasa panas, panas yang menyengat. Tapi,aku senang.
Perjalanan menuju rumah membuatku ingin tidur saja, mataku tak mampu ku tahan lagi, pulas.
Walau cuman sekejap, aku sukses terlelap.

Di kota ini, kota yang mulai menggeliat ini, dengan bangga kukatakan, adalah kotaku.
Kampungku, yang adalah tempat asalku.
Yang selama tiga tahun selalu kurindu.
Di kota ini, semua keluarga dan sahabat kumpul jadi satu.
Jauh dari mereka membuatku merana.

Pete-pete(baca-angkot) yang mengantarku mulai bergerak lagi.
Panas mentari semakin terasa, udara membuat peluhku mengalir.
Panas yang juga kurindu.
Udara hangat satu ini tak sama dengan yang dikota itu, kawan. Jelas berbeda.

Sejam tak terasa. Pintu rumahku telah terlihat.

“tadaima..”

aku telah pulang.

****Gambar diambil dari sini

Advertisements

3 thoughts on “Tadaima!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s