Ternyata, begini toh rasanya.

Sudah beberapa hari saya anggurin si-dia. Padahal waktu di beli udah semangat.

Mata sudah beberapa minggu ini kelihatan mulai tak bersahabat.
Kacamata yang melekat beberapa kali mengecewakan, tak mampu menterjemahkan kata-kata dan objek yang ada. Mungkin ukurannya sudah berubah.

Beberapa bulan yang lalu, memang pernah periksa mata, kata abang tukang kacamatanya naik 1/4.
Tapi, saat itu masih nyaman dengan yang lama. Jadi, belum mengganti si kacamata (mahal juga siy, hihi ). Sakit kepala sering mendera, mungkinkah ini gara-gara minus yang bertambah? Teringat pengalaman teman yang udah bolak-balik ke dokter mata karena minusnya yang selalu naik per beberapa bulan, sakit kepalanya sepertinya sama.
Kemarin, sempat merilis QuickNote ini, dan mendapat respon yang lumayan. Akhirnya membulatkan tekad, kali ini musti dicoba. Ternyata eh ternyata, adik saya tak disangka-sangka telah memakainya. Hati semakin mantap buat mencoba.
Dengan bismillah saya meneteskannya, ke kiri lalu ke kanan. Dan rasanya, alhamdulillah perih juga..:P
Tapi tak seberapa, pedesnya masih bisa saya tahan.
Dan berharap semoga saya bisa istiqomah, karena aturannya musti sehari sekali saja.
*Awalnya mengira pemakaiannya seminggu beberapa kali, ternyata musti tiap hari. Ganbarumashio!!
*gambar dari sini
Advertisements

6 thoughts on “Ternyata, begini toh rasanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s