Sebuah Trend Bernama Esemka

Semua pasti masih ingat dengan jargon kemarin, “Sesuatu” by Syahrini.

Nah, awal tahun ini ada yang baru lagi. Dipopulerkan Joko Widodo, mayornya kota Solo. Esemka, tiba-tiba menjadi trend di Indonesia.
Kali ini bukan artis atau orang biasa yang banyak latah mengucapkannya, tapi para pejabat dan politisi. Semua berebut kata Esemka, seolah takut tak kebagian. Hahai, lucu lucu deh melihatnya.
Ada yang langsung memborongnya, menganjurkannya, meninjaunya, mencobanya, macam-macam lah gayanya. Entah tulus atau memang benar-benar tertarik, cuma mereka saja yang tahu.
Kalau bagi saya, kebetulan belum tertarik. Mengemudikan motor dan mencicil saja belum mampu, apalagi membeli mobil. Kapan-kapan saja kalau ada tanah warisan yang sudah terjual.
Harapan saja, buat bapak pejabat di atas sana, kalau bisa proyek mobil nasional yang masih direncanakan bisa jalan ya pak. Jangan mandeg kayak mobil Timor. Padahal, kita bisa bikin mobil loh, walau cuma pabrik mobil milik negara lain. Dan juga masyarakat Indonesia banyak yang mampu beli mobil, walau kebanyakan nyicil bertahun-tahun.
Advertisements

7 thoughts on “Sebuah Trend Bernama Esemka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s