Beratnya menjadi Bu-Jur

Alhamdulillah, satu tantangan terlewati.


Awal Desember lalu, saya berinisiatif mengadakan lomba, sekalian promo buku antologi terbaru, Dance With My Father. Lomba yang sangat private, karena pesertanya hanya dari grup Belum Ada Ide, berisi teman-teman akrab di SMA (yang masih sering jalan bersama).

Tema lomba, kisah unik di 2011. Motivasi pertama sih, buat menstimulasi minat menulis kawan-kawan saya tersebut. Mereka suka bercerita, dan saya senang mendengarkan, hehe. Di antara mereka, banyak yang senang menulis puisi, dan beberapa memiliki blog walau tidak aktif.
Peserta pertama menyetor tidak lama dari permulaan lomba, lalu peserta kedua, ketiga, hingga delapan peserta yang sukses meyetorkan tulisan di notes masing-masing. Beberapa peserta ikut gara-gara berhasil saya “teror” , dengan mention tiap beberapa hari, hehe.

Lomba berakhir pukul 24.00 tanggal 31 Desember, dengan janji pengumuman pemenang hari ini, 8 Januari 2012.

Pagi tadi, saya belum juga menemukan pemenangnya. Beberapa kali membuka tulisan-tulisan mereka, tapi belum mampu menilai. Akhirnya, saya meminta bantuan seorang teman untuk membaca kembali semua kisah, dan dia menemukan satu yang paling unik.

Sore, di pertemuan arisan bulanan, saya menjanjikan ke teman-teman saya bahwa pengumuman akan dilangsungkan secara personal, tiap pemenang dihubungi lewat hape.

Sepulang arisan, saya melanjutkan penilaian, dan ternyata nilai tertinggi yang ada memang sama dengan kisah paling unik yang dipilih teman saya. Seluruh juara sudah terkumpul, lalu saya hubungi masing-masing. Semua bisa terhubung, meski melalui acara jaringan sibuk dan tak diangkat. Maka, kini lomba pun selesai. Yang tersisa tinggal acara penerimaan hadiah, dan pengiriman buat yang di luar kota.

Pelajaran paling menariknya adalah beratnya mengemban amanah buat menilai suatu karya. Menjadi netral dan objektif itu sangat sulit, semua sisi kedekatan emosi personal dengan mereka harus saya buang. Dan Insya Allah, ini hasil yang terbaik.


*Bu-jur = Bu Juri
Advertisements

10 thoughts on “Beratnya menjadi Bu-Jur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s