Bab meogosseoyo?

“Sudah Makan (Nasi)?” in Korean.

Ayah saya adalah orang yang sering mengucapkan kalimat di atas, “Sudah makan?” baik kepada kami, anak-anaknya atau kepada orang yang sedang berada di rumah. Bapak, begitu kami memanggilnya memang sangat perhatian^^. Bukan saja menanyakan sudah makan, tak jarang beliau memeriksa perut kami, apa benar sudah terisi.

Kini, kalimat itu adalah kalimat favorit saya juga. entah sejak kapan, tapi rasanya kalimat ini sering saya ucapkan kepada orang yang ada di rumah..”Sudahmi komorang makan?”, hehe..
Bahkan bisa berkali-kali saya tanyakan, pagi-siang hingga malam.

Tahukah kalian, “Bab meogosseoyo?” di Korea sudah seperti mengucapkan “Apa kabar?”, seperti sapaan hangat sehari-hari. Alkisah, mereka pernah tertimpa bencana kelaparan yang amat parah..hingga beras atau nasi menjadi sesuatu yang langka, jadi menanyakan sudah makan nasi menjadi hal yang mengharukan…dan berubah menjadi sapaan nasional (baru tau setelah baca buku “Annyeong Korea”-@vira_tanjung).

Kampung halaman bapak juga dulunya daerah yang kering. Makanan sangat susah waktu itu. Dan mungkin saja ekspresi “Sudah makan?” adalah ungkapan cinta yang muncul gara-gara rasa lapar itu.

Para pemirsa, “Sudah makan?”–ucapan cinta dari Kendari^^

Advertisements

16 thoughts on “Bab meogosseoyo?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s