Kisah bang Maman membuat saya berpikir sejenak, mungkin para pembuat kurikulum kita “kebanyakan” nonton sinetron, jadi kurikulumnya berbau sinetron:-(.

Kisah bang Maman membuat saya berpikir sejenak, mungkin para pembuat kurikulum kita “kebanyakan” nonton sinetron, jadi kurikulumnya berbau sinetron:-(.

Advertisements

10 thoughts on “Kisah bang Maman membuat saya berpikir sejenak, mungkin para pembuat kurikulum kita “kebanyakan” nonton sinetron, jadi kurikulumnya berbau sinetron:-(.

  1. Para penulis buku pelajaran mengemban amanah lebih besar, karena bukunya untuk pendidikan, bukan sekedar buat bersenang2 atau bacaan iseng aja. Semangat buat yg nulis buku sekolah, jangan nyontek sinetron ya;-)!!

  2. jampang said: tontonan di tv kan hampir sinetron semua… selingannya infotainment 🙂

    jumlah infotenmen udah berkurang pak. Sekarang banyak acara musik 😉

  3. beberapa waktu lalu ada rapat, dan kebetulan apa pengawas dan beliau berkata “jangan lah kita saling salah-menyaklahkan”waduh rupanya mereka yg bertengger diatas menyalahkan yang dibawah, dan yang di bawah tak mau dilempar batunya ckckck

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s