“Pecah Bisul” di Indonesia Open 2012

Ahad kemarin gelaran Final Indonesia Open Super Series 2012 dilangsungkan. Lima partai, dengan dua finalis tuan rumah. Indonesia kebagian nomor Tunggal Putra dan Ganda Campuran. Sayang, hanya satu gelar yang bisa direbut, yakni Simon Santoso yang mengalahkan pemain Cina, Du Peng Yu.

Meski cuma satu gelar, namun ini sudah menandakan peristiwa “pecah bisul” di even bergengsi ini. Indonesia telah cukup lama puasa gelar semenjak 2008. Gelar Simon juga yang pertama buatnya setelah lama tak menggenggam medali atau piala.
Turnamen ini menghasilkan banyak kejutan. Unggulan seperti Chen Long, Chen Jin, Wang Xing, Peter Gade tumbang di babak-babak awal.


Indonesia Open tahun ini juga menuai pujian dari BWF, organisasinya bulutangkis dunia. Penyelenggaraannya dinilai yang terbaik, bahkan dibanding All England. Hanya saja kapasitas dan luas Istora yang dipandang kurang besar.

Hasil pertandingan yang menyajikan berbagai kejutan rupanya memicu banyak negara yang akan ikut dalam Olimpiade Juli mendatang menjadi lebih mawas diri dan melakukan evaluasi lebih. Seperti Cina yang gagal dalam nomor tunggal putra dan putri, serta ganda campuran, dan hanya mampu membawa gelar ganda putri. Indonesia yang mengandalkan pasangan Butet-Owi juga mesti mempersiapkan pasangan ini lebih matang setelah kalah di Final dari pasangan Thailand, Sudket-Saralee. Malaysia yang tanpa gelar, serta Korea yang hanya meraih nomor ganda putra. Ini juga yang membuat turnamen setelahnya, Singapore Open (yang kini tengah berjalan) menjadi sepi pemain bintang.

Indonesia Open 2012 ini juga mulai membangkitkan gairah perbulutangkisan yang sudah lama lesu. Wajah-wajah muda dan baru mulai muncul, meski tak sampai ke partai puncak.

SEMANGAT BUAT BULUTANGKIS TANAH AIR,
DI OLIMPIADE LONDON KITA BISA!!


Advertisements

20 thoughts on ““Pecah Bisul” di Indonesia Open 2012

  1. Kemaren itu ada yang sedang main ga taunya ga bisa bangkit lagi, trus dibawa pake kursi roda. Siapa itu ya nama pemain kita, lupa namanya. Kasihan liatnya….

  2. katerinas said: Kemaren itu ada yang sedang main ga taunya ga bisa bangkit lagi, trus dibawa pake kursi roda. Siapa itu ya nama pemain kita, lupa namanya. Kasihan liatnya….

    Adriyanti Firdasari. Masih pemulihan sampai sekarang. The only woman single from Indonesia in Olympic.

  3. pianochenk said: Adriyanti Firdasari. Masih pemulihan sampai sekarang. The only woman single from Indonesia in Olympic.

    Yup…Semoga beliau lekas sembuh

  4. medilubis said: pengen balik ke jaman dulu dimana kita bawa pulang semua piala.. …

    Bulutangkis sudah tak dominan satu dua negara lagi, udah menyebar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s