Back On Top, Federer

Federer kembali ke puncak lagi!

Setelah bertarung empat set yang melelahkan di lapangan tengah Wimbledon, 4-6, 7-5, 6-3, 6-4, diselingi jeda hujan, melawan pemuda Skotlandia, Andy Murray, Roger Federer kembali ke posisi No.1 dunia kembali.

Dengan menjuarai Wimbledon kemarin, Federer mengukir rekor yang sama dengan jagoan tenis idolanya, Pete Samprass, 7 kali juara Wimbledon.

Murray-sang penantang, bukan tanpa perlawanan. Petenis peringkat 4 dunia ini sempat mengambil set pertama. Hanya saja, set-set berikutnya menjadi milik Federer yang tidak pernah memperlihatkan tanda-tanda kelelahan selama pertandingan (komentatornya bilang Federer punya kemampuan pemulihan yang sangat mengagumkan).

Federer yang sebelumnya mengalahkan No.1 (sebelumnya), Novak Djokovic (dan sangat mengejutkan), memang memperlihatkan prestasi yang konsisten, meski tak menjuarai satupun gelar grandslam semenjak awal 2010 di Australia. Dan dengan ini, sekaligus mengakhiri dominasi Nadal-Djokovic di tingkat grandslam (Australia Open, France Open, Wimbledon dan US open) selama hampir tiga tahun terakhir.

Well, even i’m missing Rafa on this tournament, Congrats FedEx, you are No.1 once again.

 

Federer And The Trophy, 7th times winner ( Sumber: Dailymail.co.uk)

Β 

Advertisements

10 thoughts on “Back On Top, Federer

  1. petenis terbaik sepanjang masa.seandainya nadal dan federer tidak main tenis di zaman yang sama, bayangkan berapa gelar yang bisa mereka raih.seandainya ronaldo dan messi tidak main di zaman yang sama…

  2. akhirnyaaaaaaa ….seperti kata Andy Murray abis penyerahan trophy, “Roger Federer is not bad for 30 year old man :-D”not bad at all, he’s the best playeraku nyimpen artikel tentang alasan kenapa Federer dijuluki pemain terbaik πŸ™‚

  3. Harus diakui dia merupakan petenis hebat dijamannya, dimana saat dia jatuh dia mampu untuk bangkit lagiPun demikian dengan Nadal, dan ak lebiiiiiiiih suka Nadal, wajahnya nakal sekali πŸ™‚

  4. skyunhas said: petenis terbaik sepanjang masa.seandainya nadal dan federer tidak main tenis di zaman yang sama, bayangkan berapa gelar yang bisa mereka raih.seandainya ronaldo dan messi tidak main di zaman yang sama…

    Konsisten kata kuncinya.

  5. myshant said: akhirnyaaaaaaa ….seperti kata Andy Murray abis penyerahan trophy, “Roger Federer is not bad for 30 year old man :-D”not bad at all, he’s the best playeraku nyimpen artikel tentang alasan kenapa Federer dijuluki pemain terbaik πŸ™‚

    Karakternya tenang, gak emosional.Berbeda ama Nadal, Djokovic dan Murray.

  6. elok46 said: Harus diakui dia merupakan petenis hebat dijamannya, dimana saat dia jatuh dia mampu untuk bangkit lagiPun demikian dengan Nadal, dan ak lebiiiiiiiih suka Nadal, wajahnya nakal sekali πŸ™‚

    Petenis hebat itu biasanya musuhnya cidera ama semangat buat bangkit lagi. Tapi, ada juga yang bisa sukses comeback, kayak Maria Sharapova dan Serena Williams yang habis cidera dan dirawat di rumah sakit berbulan-bulan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s