Berpaling ke Lain Hati

Aku kehilangannya, saat waktu sibuk dan gerimis di pagi hari.

Tanpa aku sadari, aku meninggalkannya di sana… sendiri tergeletak.

Kuakui, aku sempat galau karenamu. Tanpa kehadiranmu yang biasanya menemani hari-hariku.

Namun, aku harus move on.

Kuputuskan untuk mencari pengganti dirimu, walau telah jarang yang percis dirimu.

Kini aku sudah memiliki yang baru, bukan lipat satu sepertimu.

Namun mereknya sama, LAYAR.

Advertisements

8 thoughts on “Berpaling ke Lain Hati

  1. Dulu aku juga pernah kehilangan payung hitam kesayangan karena ketinggalan waktu ngerental di warnet. Ga nemu gantinya sampe sekarang karena payung itu laki banget. Tangkainya berkait namun tetap bisa dilipat sehingga masuk ke dalam tas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s