#Random14 | Kelor cap Muna

image

Sepintas terlihat pohon yang tak asing bagi saya, di balik kaca mobil dan di depan rumah. “Pasti orang Muna,” gumam saya. Aha, pohon Kelor dan stereotype-nya.
Di sini, Kendari, setiap yang ada hubungannya dengan Kelor pasti tak bisa lepas dengan Muna. Yah, orang Muna adalah suku yang bisa dibilang dekat sekali dengan Kelor. Di pulau Muna sendiri, Kelor dapat dijumpai hampir di setiap rumah. Bagi yang tidak punya, suplai Kelor di pasar cukup berlimpah atau cukup minta ke tetangga.
Kelor atau Banggai dalam bahasa Muna merupakan bahan utama sayur bening atau Kadada Katembe yang terkenal segar dan maknyus. Bahkan bisa juga dicampur dengan mi instan dan rasanya enak (beneran deh 😉 ).
Kalau dulu Kelor dianggap tanaman biasa, rupanya akhir-akhir ini derajatnya meningkat bahkan sampai diekspor. Rupanya Kelor mengandung antioksidan yang tinggi. Dan kini, bubuk Kelor sudah banyak ditemui dan dijual dengan harga yang lumayan berkat khasiatnya untuk berbagai penyakit.
Potensi Kelor di sini sepertinya belum sampai buat bahan herbal, hanya untuk konsumsi rumah tangga saja. Mungkin perlu diteliti dulu kandungannya, mengingat kualitasnya yang berbeda dengan Kelor ekspor NTT.
Khasiat Kelor yang lain mungkin masih segar di ingatan, yaitu untuk mengancam begal yang tak takut peluru, haha.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s