Sughoi, Japan^^

Jepang datang ke Kejuaraan Beregu Campuran Asia (Asia Mix Team Champs 2017) di Vietnam dengan kekuatan penuh.  Mengandalkan  pemain-pemain top mereka seperti ganda Takeshi Kamura-Keigo Sonoda dan Misaki Matsutomo-Ayaka Takahashi serta tunggal putri  Akane Yamaguchi, mereka pun akhirnya melaju ke final yang berlangsung hari ini, Ahad (19/2). Meski sempat kalah di penentuan juara grup dari Thailand, namun Jepang membuktikan kalau tim beregu mereka adalah yang paling solid di Asia kali ini.

Bertemu dengan Indonesia di perempat final dan sempat tertinggal 2-0 di awal, mereka bisa mengungguli Indonesia dalam 3 nomor berikutnya. Selanjutnya di semi final kemarin, Jepang berhadapan dengan tim kuat China. China yang belum sekalipun kehilangan angka dalam perjalanan ke semifinal, mereka kalahkan dalam kedudukan 3-1 dengan hanya melepas nomor ganda campuran di nomor awal.

Final tadi siang menampilkan pertarungan Jepang dengan negara Asia Timur lainnya, Korea Selatan. Korea yang juga datang dengan tim utama maju ke final setelah mengalahkan Thailand juga dengan skor yang sama, 3-1, ternyata tak mampu berbicara banyak di final kali ini. Korea takluk 0-3 tanpa balas dari Jepang.  Kim Gi Jung-Yoo Yeon Seong, Jeon Hyeok jin, dan Sung Ji Hyun kalah dua gim langsung dari masing-masing Takeshi Kamura-Keigo Sonoda, Kenta Nishimoto dan Akane Yamaguchi.  Jepang kembali merebut gelar bergengsi setelah Piala Thomas 2014 yang lalu. Congrats, Japan!

Pencapaian Indonesia.

Indonesia memiliki target semifinal di ajang ini, sayang harus terhenti di perempat final oleh sang Juara, Jepang.  Sejak pemilihan pemain, saya memang sudah pesimis. Bisa dibilang kita hanya mengirimkan pemain lapis dua selain nomor ganda putra.  Namun, satu yang menjadi kelegaan atau mungkin lebih tepatnya kejutan adalah mulai bangkitnya Tunggal Putri kita. Nomor yang selalu dihina dina oleh para BL ini satu kali pun tak pernah kalah, selalu menyumbang poin (thumbs up for our new coaches!!).

Hasil di Vietnam kali ini bisa menjadi gambaran bagi Piala Sudirman Mei nanti di Australia, karena beberapa negara telah turun dengan kekuatan utamanya. Sekarang menjadi pekerjaan rumah buat Indonesia untuk lebih menyiapkan skuad yang akan turun di sana. Yang pasti pemain-pemain terbaik yang akan dipilih sebab Piala Sudirman adalah salah satu target PBSI di tahun ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s