Kagi No Kakatta Heya (Dorama, 2012)

Saya suka dorama misteri atau detektif, harus saya akui itu. Musim ini saya mengikuti satu dorama yang tema besarnya terkadang hadir di beberapa kasus drama atau kartun, Misteri Ruangan Tertutup (Mystery of Locked Room).
Dibintangi Ohno Satoshi sebagai Enomoto Kei, Toda Erika sebagai Aoto Junko dan Sato Koichi sebagai Serizawa Gou. Serizawa dan Aoto adalah pengacara, sementara Enomoto adalah pegawai keamanan yang memiliki keahlian dalam hal kunci-kuncian. Mereka bertemu pertama kali karena kecerobohan yang kemudian menjadi satu takdir panjang.
Kasus demi kasus mereka berhasil pecahkan. Kebanyakan dapat ditebak siapa pelakunya. Namun yang menarik (bagi saya dan yang lain) adalah bagaimana mereka melakukannya.
Setiap TKP selalu diubah jadi maket oleh Enomoto dengan sangat detil.
Dalam memecahkan kasus, menurut saya ada kemiripan Enomoto dengan Conan. Hanya saja si Enomoto jarang tertawa dan senyum. Ekspresinya sama saja di berbagai situasi.

Advertisements

CHANGE [Dorama, 2007]

Asakura Keita (Takuya Kimura), hanya seorang guru SD (biasa). Tapi, dunianya mendadak berubah saat seorang wanita (Miyama Rika, oleh Fukatsu Eri) datang ke sekolah dan memintanya mengisi posisi ayahnya, mewakili Partai Seiyu untuk maju dalam pemilihan tingkat prefektur (mungkin sama dengan provinsi) Fukuoka. Keita tidak saja maju sebagai wakil provinsi, tapi kemudian lebih jauh lagi, sebagai calon Perdana Menteri, dan berhasil menjadi Perdana Menteri Jepang.
Ternyata, dibalik Miyama Rika, ada tangan Kanbayashi Shoichi, petinggi Partai Seiyu, yang mengatur gerak politik Asakura Keita. Ambisi Kanbayashi sebenarnya, hanyalah untuk menjadi Perdana Menteri, tapi dengan memanfaatkan Asakura yang “hijau” dalam politik. Namun, perlahan sang Perdana Menteri muda berhasil mengajak sekutu-sekutu yang kuat dalam lingkarannya. Nirasawa Katsutoshi (Abe hiroshi), perencana pemilunya (election planner) dulu, diangkat sebagai juru bicara. Miyama Rika pun, juga perlahan berpihak ke Asakura. Staf-staf khususnya, yang dulu adalah orang-orang dari Kanbayashi akhirnya membelot kepadanya.
Namun, meski begitu PM Asakura tak berhenti diguncang prahara. Di ujung episode, sebuah skandal mengguncang kabinetnya. Apa itu? Silakan dinonton sendiri ya..serialnya .

——————————

Drama ini lengkap banget, ada drama, politik, intrik, dan komedi khas dorama. Takuya Kimura sekali lagi membuktikan kalau namanya adalah jaminan mutu. Dengan sorot mata yang khas, rambut yang bisa diubah-ubah (kalo dirumah, kribo, di kantor jadi lurus, hehe) dan akting mantap, kita akan bisa merasakan kalau emang orang ini “pantes” jadi perdana menteri.
Fukatsu Eri, sebagai birokrat , aktingnya cocok. Sosok wanita yang membenamkan diri di dunia politik, di antara para lelaki.
Abe Hiroshi, lagi-lagi, aktingnya hentainya memukau, hehe. Kalau gak hentai, bukan Abe namanya.
Nonton CHANGE sebenarnya sudah lama (sekitar 2009), tapi dulu belum kena feelnya, berhubung dvdnya rusak. Nah, di 2012 ini saya mencoba menikmatinya lagi, dan baru “ngeh” banyak cerita yang terlewatkan.

In the end, it’s a recommended series!!

Jyoou no Kyoushitsu [Dorama,2005]

Bayangkan, setiap hari pergi ke sekolah yang guru-wali kelasnya menyeramkan, itulah yang dirasakan Kanda Kazumi (Shida Mirai), anak kelas 6 SD di sebuah sekolah umum.
Akutsu Maya/Akutsu sensei (Amami Yuki) berpenampilan tak seperti guru biasa, pakaian hitam-hitam dan nyaris tak pernah tersenyum, sooo creeepy. Tiap hari selalu ada tes, dan yang mendapat nilai terendah harus menjadi “pembantu” di kelas tersebut, mengerjakan semua tugas kebersihan dan menyediakan keperluan kelas. Kazumi selalu menjadi yang terakhir, hingga dia pun pasti jadi kacung kelas.
Tidak suka dengan keadaan ini, Kazumi mulai merancang pemberontakan. Bersama si badut Manabe Yusuke (Matsukawa Naruki) mereka selalu berusaha mempertanyakan setiap kebijakan dan ketidakadilan yang ada. Kazumi juga berusaha membujuk kawan-kawannya untuk melawan Akutsu sensei.
Cara mengajar Akutsu sensei yang tidak mengenal kata loser atau yang kalah dan keras memang terlihat kejam dari luarnya. Tapi, setiap kata yang keluar dari mulutnya adalah benar adanya. Akutsu sensei bahkan mengawasi setiap muridnya, sampai ke tiap rumah si murid. Itulah mengapa, tak ada satu pun yang bisa lepas dari pengamatannya. Dan tak bisa berbuat yang macam-macam, dijamin Akutsu sensei pasti akan segera ada di belakangmu, hiiii…
————————————————-

Dorama tentang sekolah lagi (love this genre), tentang guru yang galak dan para mangsanya (baca-muridnya). Suka interaksi di kelasnya. Akting Amami Yuki dan Shida Mirai bener-bener pas dengan karakter masing-masing. Amami Yuki, setelah dorama Around 40, Top Caster, BOSS, kembali mempesona. Dan pintar banget nari (liat closing theme, ada amami-kun yang lagi nari hip-hop). Multitalenta sekali oba-chan yang satu ini.

Sumber dari http://wiki.d-addicts.com/Jyoou_no_Kyoushitsu

Keizoku [Dorama,1999]

Section 2 adalah divisi di Kepolisian Tokyo yang menangani kasus-kasus tak terpecahkan (unsolved cases = keizoku), dan bahkan hampir diputihkan. Shibata Jun (Nakatani Miki) dikirim sebagai trainee ke bagian ini. Yang berbeda dari dirinya, adalah karena Shibata dalah orang yang sangat jenius (tensai), lulusan Todai (Tokyo University), memiliki cara aneh setiap menyelesaikan kasus (beneran kayak orang gila 😉 maksudnya ). Partnernya, Mayama Tooru, adalah detektif yang punya latar belakang kelam. Dan Asakura, musuh Mayama yang menjadi tokoh kunci di serial ini.

————————

I love this series, walau cdnya macet, teteup setia dihabisin. Aromanya mirip TRICK, mungkin karena sutradaranya sama, ada komedi slapstick yang kental, walau balutan horornya juga buat merinding.
Pasangan duo Shibata-Mayama adalah pasangan aneh favorit saya, selain Yamada-Ueda (TRICK), sukses membuat tertawa tapi ngeri.
Akting Nakatani Miki total, dengan makeup minimal, rambut awut-awutan, baju sangat emak-emak dan jarang mandi (hiiiii), buat partnernya tak pernah bosan menyuruhnya mandi.
Soal kasus-kasusnya, para penjahat sebenarnya bisa ditebak dari awal, tapi cara memecahkan kasusnya yang tak biasa oleh Shibata. Mukanya polos saat bertanya kepada para tersangka, tapi kesimpulannya langsung menohok (skak mat!!).
Akhirnya mungkin akan menyedihkan bagi para pemirsa, tapi jangan galau, masih ada special (PHANTOM) dan filmnya (BEAUTIFUL DREAMER), hahaii.

Jin [dorama, 2009]

Berkisah tentang Minakata Jin (Osawa Takao), seorang dokter bedah otak yang kembali ke masa lalu, ke jaman Edo (Tokyo).
Di jaman yang serba sederhana itu, Jin kemudian melakukan serangkaian operasi, yang mulanya sulit karena keterbatasan alat, karena terpaksa.
Episode awal, operasi dilakukan demi menolong orang yang telah menyelamatkannya, Tachibana Kyotaro (Koide Keisuke).
Keluarga Tachibanalah yang kemudian menjadi penyokong Minakata Jin melalui kehidupan di Edo, terutama Tachibana Saki (Ayase Haruka), adik perempuan Kyotaro.
Di sini, Jin bertemu dengan orang yang mirip dengan kekasihnya , Tomonaga Miki (Nakatani Miki), tapi bernama Nokaze, seorang Geisha.

—————————–

Dorama ini aku pilih gara-gara ratingnya, hehe. Rating yang bagus salah satu jaminan mutu :).
Menonton Jin, membuat kita bersyukur akan banyaknya penemuan yang telah mempermudah penyembuhan penyakit, salah satunya Penicillin dan antibiotik. Masa lalu, wabah Kolera pernah melanda Jepang dan dampaknya luar biasa.
Jin yang tahu bahwa obat yang ampuh adalagh Penicilin, berupaya menemukan kembali Penisilin, berdasarkan pengetahuannya. Upaya yang musti melalui serangkaian percobaan (bayangkan buat eksperimen di mana tabung kaca dan bahan-bahan kimia sangat sulit atau bahkan belum dikenal), tetapi akhirnya bisa juga.
Juga tabung infus atau IV, Jin membuatnya dengan bantuan para tukang. Kerjasama yang apik ;).
Satu lagi, dorama ini diangkat dari manga berjudul sama, jadi kalau yang sudah pernah baca mungkin bisa membandingkan (saya bukan pembaca manga).